Mengapa Kita Perlu Berdoa?
Doa adalah komunikasi terbaik yang dilakukan seorang hamba
kepada RabbNya. Doa bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Bahkan sejak kecil
kita sudah diajari untuk senantiasa berdoa sebelum melakukan aktivitas.
Ada doa sebelum makan, sesudah makan, doa sebelum tidur dan
setelah bangun tidur, bahkan sampai doa masuk dan keluar WC pun ada, komplit
deh pokoknya.
Saking pentingnya urusan berdoa ini bahkan ketika kita tidak
hafal doa apapun cukup membaca basmalah sebelum melakukan sesuatu.
Setiap orang bisa berdoa, anak yang mendoakan orangtuanya,
orang tua yang mendoakan anaknya, istri yang mendoakan suaminya, begitu pula
sebaliknya atau saudara sesama muslim mendoakan saudaranya.
Karena manusia pada dasarnya lemah
Manusia adalah hamba yang penuh keterbatasan. Ilmunya
terbatas, tubuh dan kemampuannya terbatas. Sepandai apapun banyak hal yang
tidak dipahaminya, banyak hal yang membatasinya dan banyak hal yang bisa
mempengaruhinya.
Karena itu dia perlu senantiasa berdoa agar diberi petunjuk
ke jalan yang benar, dijauhkan dari bahaya yang akan menimpa dan diberi takdir
yang baik. Termasuk dalam hal rezeki.
Bukan kita yang menentukan rezeki kita sendiri. Kita hanya
melakukan ikhtiar, apakah diberi atau tidak rezeki itu tergantung pada Allah.
Karena itu perlu usaha dilengkapi dengan doa.
Karena manusia membutuhkan Allah
Terkait dengan kondisi manusia yang terbatas maka dia butuh
bantuan dari Zat yang Maha Tidak Terbatas. Manusia adalah mahluk yang lemah dan
rentan terhadap kondisi sekitarnya.
Kondisi yang buruk, masalah, problem yang bertumpuk akan
mempengaruhi jiwa manusia. Karena itu dia perlu berdoa memohon diberi
kemudahan.
Kemudahan menghadapi masalah, kemudahan menyelesaikan
problema, kemudahan memperoleh rezeki yang banyak dan berkah dan sebagainya.
Karena Allah akan memperkenankan doa
“Dan apabila hamba-hambaku bertanya kepadamu tentang aku
(jawablah) bahwa aku dekat,. Aku mengabulkan doa orang yang bermohon apabila ia
berdoa kepadaKu. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintahKu) dan
hendaklah mereka menjadi orang yang beriman kepadaKu agar mereka selalu berada
dalam kebenaran (Al Baqarah : 186).”
Di ayat ini terlihat janji Allah bagi setiap hamba-Nya yang
menengadahkan tangan memohon padaNya. Allah sangat paham, tahu dan mengerti
kebutuhan hambaNya. Maka Dia akan mengabulkan doa hamba sesuai dengan
kebutuhannya saat itu bukan sesuai keinginannya.
Karena Allah mengabulkan doa iblis
Iblis yang sudah dijamin masih masuk neraka, saat berdoa
memohon agar masih diberi kesempatan menggoda manusia sebelum berakhir di neraka pun dikabulkan
Allah.
Iblis memohon dengan berkata pada Allah ” beri tangguhlah
aku sampai waktu mereka dibangkitkan. Allah berfirman sesungguhnya kamu
termasuk mereka yang dineri tangguh. (Al A’raf : 14-15).
Jika iblis saja yang sangat dibenci Allah dikabulkan
permohonannya apalagi kita yang masih bisa memperbaiki diri? Berdoalah dan
perbaiki ibadah!
Doa Istri Pendukung Suami
Keberhasilan seorang suami tidak lepas dari dukungan dan doa
seorang istri. Doa istri berperan untuk melancarkan dan memudahkan suaminya
mendapatkan rezeki dari Allah.
Di tangan suamilah rezeki istri dan anaknya di titipkan
Allah. Melalui doa istri untuk suaminya, Insya Allah rezekinya akan diberi
sejumlah yang dibutuhkan dengan cara yang mudah dan berkah.
Ketika seorang suami melangkahkan kakinya keluar dari rumah
untuk mencari rezeki bagi keluarga, istri sebagai partner suami tidak boleh
hanya tinggal diam.
Kepergian suami untuk menjalankan kewajibannya sebagai
kepala keluarga hendaknya diantar sampai pintu pagar. Mohon restu dan keridhaan
suami pada hari itu, cium tangannya sebagai pertanda hormat dan terima kasih
atas kesediaannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Sebagaimana sikap Rasulullah, teladan kita. Saat Rasulullah
meninggalkan rumah:
“Aisyah berkata, Rasulullah menciumku kemudian beliau pergi
ke masjid untuk melakukan shalat tanpa memperbarui wudhunya (H.R.Abdurrazaq,
Ibnu Majjah, At Thabrani dan Daraqutni).
Rasulullah berdoa, sebelum meninggalkan rumah: Bismillahi
tawakkaltu alallahi laa haula wala quwwata illabillah.
Setelah suami berangkat doakan keselamatannya tiba di tempat
tujuan/tempat bekerja. Doakan Dia seperti ini:
“Ya Allah, mudahkanlah dan lancarkanlah rezeki suamiku hari
ini, jika rezeki itu jauh dekatkanlah, jika dekat, rapatkanlah, jika masih
tergantung di langit, turunkanlah, jika tersembunyi dalam perut bumi,
keluarkanlah, jika sedikit, banyakkanlah, jika caranya susah untuk sampai
kepada kami maka mudahkanlah.
Sesungguhnya hanya Engkaulah yang Maha Memberi Rezeki, Maha
Mengetahui dan Maha Sayang pada hamba-hambaNya.
Hamba akui bahwa hamba belumlah menjadi hamba yang sempurna,
anak yang berbakti, istri yang baik, ibu yang amanah pada anak-anaknya, masih berlumuran
dosa dan kekurangan tapi selalu Engkaulah tempat kembali hamba.
Tempat kembali untuk menuntun ke jalanMu. Maka tuntunlah
kami ke jalanmu, tuntunlah kami menuju rezeki halalmu, tuntunlah hati kami
menemukan cahaya-Mu. Lindungilah suamiku dimanapun berada. Amiin.”
Atau bisa menggunakan kata-kata sendiri yang lain. Intinya
memohon agar Allah memberikan kemudahan pada suami mencari dan menemukan rezeki
serta dilindungi dimanapun dia berada.
Wallahu alam.
Semoga Bermanfaat ... LIKE & SHARE jika bisa bermanfaat buat orang lain
Sumber: lancarrezeki.blogspot.co.id

Comments
Post a Comment